[Kamu di sini]: Tidak Abadi
Aku menghembuskan napas dengan keras
Agar yang terjebak di dalam dada bisa terbebas
Bohong,
Satu-satunya yang ingin bebas itu aku
Aku telah lama merasa sesak akan kehadiranmu dalam dadaku
Kau, yang tidak ingin pergi meski sudah ku maki setengah mati
Sebenarnya, apa yang sedang kau nanti?
Aku sudah mencoba untuk mengusirmu, sungguh!
Tapi, kau dengan tidak tahu diri masih saja singgah di sini
Bisakah kau segera berbalik arah?
Agar aku tidak perlu bersusah payah untuk menahan amarah
Tidak perlu kau jelaskan
Aku tidak butuh alasan
Aku hanya ingin kau hilang tanpa harus ku kenang
Aku ingin merajut kisah baru dengan tenang,
tanpa ada bayang-bayang.
Aku sudah bosan bermain dengan rasa sesak yang kau cipta
Tidak adakah cara untukmu agar kau segera merasa
Bahwa kau adalah luka
Wahai rasa yang selalu menghantui
Tidak bisakah kau berhenti, dan segera pergi
Tolong, berhenti
Tolong, jangan menggangguku lagi
Tolong, segera pergi
Aku tahu, kau tidak abadi
Agar yang terjebak di dalam dada bisa terbebas
Bohong,
Satu-satunya yang ingin bebas itu aku
Aku telah lama merasa sesak akan kehadiranmu dalam dadaku
Kau, yang tidak ingin pergi meski sudah ku maki setengah mati
Sebenarnya, apa yang sedang kau nanti?
Aku sudah mencoba untuk mengusirmu, sungguh!
Tapi, kau dengan tidak tahu diri masih saja singgah di sini
Bisakah kau segera berbalik arah?
Agar aku tidak perlu bersusah payah untuk menahan amarah
Tidak perlu kau jelaskan
Aku tidak butuh alasan
Aku hanya ingin kau hilang tanpa harus ku kenang
Aku ingin merajut kisah baru dengan tenang,
tanpa ada bayang-bayang.
Aku sudah bosan bermain dengan rasa sesak yang kau cipta
Tidak adakah cara untukmu agar kau segera merasa
Bahwa kau adalah luka
Wahai rasa yang selalu menghantui
Tidak bisakah kau berhenti, dan segera pergi
Tolong, berhenti
Tolong, jangan menggangguku lagi
Tolong, segera pergi
Aku tahu, kau tidak abadi
Rafika Eka Rahayu
x
Weirdunic,
dengan salam hangatnya, yang masih tidak bisa kalian rasakan
Comments
Post a Comment