Dari: Aku, Untuk: Kamu.
Aku tidak tahu, di era modern ini apa masih ada yang mau untuk membaca surat? Entahlah aku tidak peduli, aku akan tetap menyampaikan apa yang ingin kusampaikan dengan caraku. Jika kau tidak keberatan dan banyak waktu luang, bacalah surat yang dengan susah payah ku ketik ini.
Apa kabar? Di luar sana pasti dingin, ya? Apa kabar dengan mimpimu? Mimpi yang sudah lama kau rancang. Apa kau sudah menggapainya? Atau kau masih mengejarnya? Atau bahkan, hanya kau gantung hingga mimpi itu menjadi usang lalu hilang?
Kalau kau sudah berhasil menggapai mimpimu itu, selamat ya kerja kerasmu selama ini tidak sia-sia. Dan memang tidak akan ada yang sia-sia.
Kalau kau masih mengerjar mimpimu, semangatlah! Kejar saja, kejar terus, jangan berhenti. Sebentar lagi kau akan menggapainya, percayalah. Berjuanglah dengan sungguh-sungguh.
Kalau mimpimu sudah kau lepas dan berhamburan bebas, kumpulkan lagi mereka! Ingatlah betapa bahagianya dirimu waktu membayangkan kau akan berhasil.
Kalau mimpimu hanya kau gantung, turunkanlah mereka atau kau akan terluka. Biarkan mereka berlari bebas di depanmu, dan ikutlah berlari hingga kau berhasil menggapai mereka.
Kalau mimpimu sudah usang, bersihkanlah! Selama ini kau sudah berusaha, jadi jangan biarkan mereka tetap usang, ya?
Kalau kau rasa mimpimu sudah hilang, cari lagi mereka, ya? Barangkali mereka tidak hilang, hanya tertutup rasa takut akan kegagalan yang kau ciptakan. Kau bahkan belum memulai apapun, bagaimana bisa kau takut akan gagal? Jangan lakukan itu lagi, ya? Jangan biarkan mimpimu tertutup seolah telah hilang.
Mungkin aku terlalu banyak bertanya dan meminta, tapi wujudkan, ya?
Karena ini tentang diri dan mimpimu.
Bukan tentang aku.
salam hangat yang tak bisa kalian rasakan,
weirdunic♥♥♥
damn!thanks for da motivation <3
ReplyDelete